BP Batam: Batu Ampar Jadi Gerbang Logistik Internasional Selat Malaka

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:01 WIB

IMG-20260604-WA0114

IMG-20260604-WA0114

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Kinerja direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar melonjak tajam per Jan-Mei 2026. Kunjungan kapal langsung ke luar negeri naik 212% dibanding tahun lalu.

Data Batu Ampar Container Terminal:

1. Jumlah call : 106 call, naik dari 34 call di Jan-Mei 2025

2. Volume peti kemas : 58.237 TEUs, naik 125% dari 25.904 TEUs

Deputi Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Denny Tondano menjelaskan, ini bukti Batam makin kuat di jaringan logistik regional Selat Malaka.

"Direct call Batu Ampar sekarang tembus 7 negara utama Asia. Konektivitas ini kunci kelancaran rantai pasok & perkuat peran Batam sebagai pusat logistik, perdagangan, industri global," jelas Denny di Batam Centre, Selasa (2/6).

BP Batam komit terus genjot kualitas layanan: kembangin fasilitas terminal, digitalisasi, & kerja sama pelayaran baru biar rute makin banyak.

Pelayaran yang masuk :

1. SITC : 55 call, 32.266 TEUs

2. Evergreen : 30 call, 14.792 TEUs

3. Samudera : 11 call, 7.103 TEUs - layanan baru

4. COSCO Shipping : 10 call, 4.077 TEUs - layanan baru

Direktur Kepelabuhanan Benny Syahroni menjelaskan, masuknya Samudera & COSCO berdampak pilihan konektivitas usaha makin luas. Efeknya, pengiriman lebih cepat, jadwal pasti, biaya logistik ditekan.

Kota tujuan direct call Batu Ampar sekarang, Shanghai, Ningbo, Shekou, Nansha, Yangpu, Qinzhou di Tiongkok; Haiphong & Ho Chi Minh Vietnam; Port Klang, Kuantan, Kota Kinabalu, Kuching Malaysia; Singapura; Laem Chabang Thailand; Sihanoukville Kamboja; Yangon Myanmar.

"Semakin banyak pelayaran buka direct call ke Batu Ampar = daya saing industri & investasi Batam makin naik," tegas Benny.(**)

BP batam