Buka HLM TP2DD, Amsakar Targetkan Satu Saluran Bayar Pajak Digital di Batam 2030

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Senin, 27 April 2026 | 22:15 WIB

IMG-20260427-WA0140

IMG-20260427-WA0140

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, buka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Batam 2026 di Harris Hotel Batam Centre, Senin (27/4). Forum ini bahas peta jalan digitalisasi daerah periode 2026–2030.

Amsakar tegaskan, digitalisasi sudah jadi kebutuhan tata kelola pemerintahan modern. Teknologi penting untuk tingkatkan efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan publik.

“TP2DD harus bikin kebijakan nyata. Transformasi ke digital harus berdampak ke kenaikan PAD,” ujarnya.

Ia apresiasi langkah digitalisasi yang sudah jalan seperti tapping box dan transaksi non-tunai. Tapi ia minta inovasi terus dikembangkan, terutama di retribusi parkir dan sampah.

“Warga Batam sudah melek teknologi dan infrastruktur siap. Batam Smart City realistis diwujudkan. Ke depan jangan ada lagi kerja manual berulang. Parkir dan sampah harus pakai teknologi biar aman dan minim bocor,” tegas Amsakar.

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, bilang HLM TP2DD 2026 fokus susun roadmap P2DD tahap kedua 2026–2030. Tujuannya perkuat sinergi OPD penghasil biar sistem terintegrasi.

“Target 2030 ada satu saluran bayar pajak dan retribusi yang terpadu. Ini juga diperkuat revisi Perda Pajak dan Retribusi yang lagi dibahas DPRD,” kata Raja.

Kegiatan ditandai tanda tangan komitmen bersama percepatan digitalisasi. Wali Kota juga serahkan piagam ke dua narasumber: Hosni Naparin dari BI Kepri dan Tengku Muhammad Husni dari Bank Riau Kepri Syariah.

Hadir juga Sekda Batam Firmansyah, Asisten Ekonomi Pembangunan Suhar, dan pimpinan OPD Pemko Batam.(**)

BP batam