BATAM, kabarkepri.co.id ] — Padamnya listrik (blackout) di Batam pada Senin (11/10) pukul 19.00 WIB berujung ricuh di Hotel Formosa Residence Nagoya. Suasana hotel gelap gulita lantaran tidak ada satu pun lampu darurat yang menyala, hingga memicu kepanikan puluhan tamu.
Para tamu terpaksa menuruni tangga dari lantai 19 menuju receptionist hanya bermodalkan senter ponsel.
"Saat itu tidak satupun lampu emergency hotel hidup, tamu terpaksa menelusuri anak tangga untuk menuju lantai bawah hotel," terang Ogut, salah seorang tamu.
Bukannya ditenangkan, para tamu yang kelelahan justru mendapat perlakuan kasar dari oknum manajemen hotel bernama Aseng.

"Sampai di lantai bawah, kita tamu malah dibentak-bentak manajemen sambil nunjuk-nunjuk ke arah tamu, tentu perlakuan ini kita tidak terima," sambung Ogut.
Ia menambahkan, sikap arogan tersebut memicu amarah warga dan membuat sejumlah tamu yang baru check-in siang harinya menuntut pengembalian uang (refund).
"Bukannya minta maaf, malah nantang tamu sambil menunjuk-nunjuk, arogan sekali," tegas Ogut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Hotel Formosa Residence Nagoya belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(**)