Kemendagri Pimpin Rakor Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 Secara Virtual

Fernandes Tampubolon

Editor Fernandes Tampubolon

Kamis, 8 Mei 2025 | 23:46 WIB

IMG-20250508-WA0124

IMG-20250508-WA0124

BATAM, kabarkepri.co.id ] - Mewakili Walikota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 secara virtual, Kamis (8/05/2025) di ruang rapat Setda Lantai II Kantor Walikota Batam.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) Tito Karnavian.

“Bapak Menteri Tito Karnavian menyampaikan agar Pemerintah Daerah mendukung program strategis nasional yakni sekolah rakyat, makan bergizi gratis, koperasi desa/kelurahan Merah Putih dan pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ke empat program strategis nasional ini harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah,” ujar Jefridin.

Pemko Batam untuk melaksanakan program makan bergizi dari Badan Gizi Nasional (BGN), lanjut Jefridin, akan dikordinir oleh Dinas Pendidikan Kota Batam. Ada 23 sekolah di Batam dengan jumlah keseluruhan murid 17.217 siswa telah melaksanakan program ini. Sekolah untuk lokasi uji coba sudah dilakukan dilakukan di SDN 010 Bengkong (13/1-2025).

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam, dengan dukungan dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kodim 0316/Batam. Dengan Empat dapur terdaftar di BGN dan satu dapur dari Kodim 0316/Batam,” jelasnya.

Melalui Rakor, Menteri Tito juga memaparkan terkait tren persentase realisasi Pendapatan dan Belanja Provinsi, Kabupaten/Kota se Indonesia. Dari paparannya, realisasi APBD yang tergambar di SIPD untuk provinsi se Indonesia per 30 April 2025 pendapatan terealisasi 21,88 persen atau Rp292,75 triliun. Sementara untuk realisasi belanja per 30 April 2025 24,33 persen atau Rp88,74 triliun.

Mendagri juga menyampaikan realisasi belanja APBD Kota Batam per 30 April 2025 sudah mencapai 22,51 persen dan realisasi Pendapatan sudah mencapai 32,80 persen. Mendagri mendorong Pemerintah Daerah untuk meningkatkan belanja, karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah Daerah diminta untuk membelanjakan APBD artinya melaksanakan kegiatan dan program yang telah direncanakan dalam APBD. Karena belanja daerah ini sangat utama dan berdampak atas beredarnya uang di masyarakat. Sehingga ekonomi bergerak dan ekonomi akan tumbuh,” katanya menyampaikan pesan Mendagri.

Rakor tersebut menghadirkan narasumber dari Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dan Kepala LKPP, Hendrar Prihadi. Mendampingi Sekretaris Daerah pada zoom tersebut, Kepala Bappeda Kota Batam, Dalina Nopilawati, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam, Abd. Malik diwakili Kabid Anggaran BPKAD Kota Batam, Desman Wardi dan Kabid Aset BPKAD Kota Batam, Santi Sufri.(**)

BP batam