PKK Srikandi Panen Ecoenzym

Senin, 10 Februari 2025 | 21:16 WIB

IMG_20250210_211600

IMG_20250210_211600

kabarkepri.co.id | Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( PKK) Srikandi yang berada di Perumahan Puri Agung 4 tahap 2 RT 05/ RW 21 Kelurahan Mangsang Kecamatan Sei Beduk pada Minggu (09/02 ) melakukan panen ecoenzym dan pengumpulan minyak jelantah.

Ecoenzym yang di panen telah memasuki usia tiga bulan dan menggunakan berbagai jenis kulit buah mulai dari kulit jeruk, kulit semangka, dan sisa potongan sayur. Di buat dengan perbandingan 1 : 3 : 10 yang berarti 1 kg Gula ( GMA/GMT), 3 kilogram Bahan Olahan ( kulit buah, potongan sayur) dan 10 liter air.

GMA berarti gula merah aren , sedangkan GMT adalah gula merah tebu. Keduanya berfungsi sebagai alat untuk memfermentasi kulit buah dan sayur tadi untuk menjadi ecoenzym.

Ecoenzym sendiri setelah jadi memiliki banyak sekali fungsi. Di antaranya, mampu membuang pestisida sayuran dan buah. Cukup rendam sayuran dan buah di air dalam wadah baskom dan tuangkan dua tutup botol kecil ecoenzym biarkan 15 menit, tiriskan dan cuci ulang maka kita mendapat sayuran dan buah yang bebas dari pestisida ataupun bahan beracun lainnya.

Ecoenzym juga dapat di gunakan sebagai pemurni air, pemurni udara, pupuk, pembersih lantai, obat luka, anti radiasi. Jika di olah ecoenzym dapat dibuat menjadi sabun mandi, sabun cuci dan juga shampo ramah lingkungan.

Cholisna Wardah, salah seorang penggiat PKK Srikandi mengatakan " ke depannya, ecoenzym yang sudah dipanen akan digunakan sebagai bahan sabun cair alami dan ampas ecoenzym akan di gunakan untuk membuat bantal kesehatan. " katanya.

Pembuatan ecoenzym termasuk kepada kegiatan pilah sampah yang mampu mengurangi pembuangan sisa organik rumah tangga menuju ke Tempat Pembuangan Akhir.(***)

BP batam