BATAM, kabarkepri.co.id ] - Berjalannya waktu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan pengelolaan Rumah Sakit BP (RSBP) Batam akan dikelola secara mandiri oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Dengan demikian, RSBP Batam dipastikan tidak menjalin kerja sama operasional dengan pihak lain dalam menjalankan aktivitasnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam kerangka pengembangan Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam (PKIB).
"RSBP Batam akan tetap beroperasi secara mandiri, sehingga pengelolaannya tetap menjadi tanggung jawab penuh BP Batam. Namun, RSBP Batam juga akan berbenah dan meningkatkan performa serta memperbaiki kualitas pelayanannya,” terang Amsakar.
Sebagaimana diketahui, lanjut Amsakar, ada dua wilayah kerja KEK PKIB, yaitu Sekupang dan Nongsa.
Untuk wilayah Sekupang pusat bidang kesehatan, sebagai bagian pengembangan KEK PKIB, ada rencana Pembangunan Rumah Sakit Internasional yang akan dikelola oleh PT Karunia Praja Pesona (Mayapada Group), yakni Mayapada Apollo Batam International Hospital, Nursing Academy, MedTech Park, serta pengembangan fasilitas pendukung berupa perumahan dokter, asrama, hotel, retail, dan Kantor BUPP.
"Kami mendukung penuh langkah PT Karunia Praja Pesona yang juga akan membangun fasilitas layanan kesehatan berkelas internasional. Semoga kehadiran fasilitas ini akan melengkapi layanan kesehatan di Batam, sekaligus meningkatkan daya saing sektor kesehatan di Batam,” terangnya.
Kedua wilayah tersebut diharapkan dapat bersinergi dalam kegiatan medis dan pariwisata bagi pasien, keluarga pendamping, maupun wisatawan pada umumnya. (**)

