BATAM, kabarkepri.co.id ] - Setelah dilantik 20 Februari 2025 lalu di Istana Negara secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra melakukan serah terima jabatan (sertijab) Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam dari pejabat lama Mohammad Rudi, di kantor Walikota Batam, Senin (3/3).
Selain berterimakasih atas dukungan saat pesta demokrasi, dalam kesempatan itu, Amsakar dan Li Claudia menegaskan akan terus melaksanakan pembangun dan mendorong sinergi dengan pusat, untuk mewujudkan Batam lebih maju.
"Kami berdua menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Batam dan jajaran OPD. Alhamdulillah, kontestasi politik kemarin berlangsung dengan damai tanpa menimbulkan perpecahan. Ini bukti bahwa warga Batam siap untuk bersama-sama membangun kota ini,” kata Amsakar.
Amsakar kembali menegaskan, apa yang sudah dibangun dengan baik, mereka berdua akan teruskan. Yang baik menurutnya adalah pundasi pembangunan yan telah dilakulan Mohammad Rudi. Untuk itu, tujuh rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di Batam selaras dengan visi program pemerintah pusat.
"RPJMD Kota Batam harus selaras dengan RPJMN agar arah pembangunan lebih terstruktur. Jika seluruh daerah bergerak sejalan dengan pusat, insyaAllah kita akan segera melihat wajah Indonesia yang lebih hebat,” tegasnya.
Terakhir Amsakar menginstruksikan seluruh OPD untuk bekerja dalam satu komando kepemimpinan guna memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
Senada dengan Amsakar, untuk kemajuan Batam Li Claudia akan berkordinasi dengan instansi terkait. Seperti arahan Presiden, katanya, pengelolalaan dan penanganan sampah haru segera diselesaikan, agar penataan kota jadi tertib dan teratur.
"Saat retreat bersama Presiden, beliau menekankan pentingnya penyelesaian permasalahan sampah di daerah. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar papan reklame yang berantakan segera ditertibkan untuk memperindah wajah kota,” ungkapnya.
Serah terima jabatan ini, dihadiri Wakil Gubernur Kepri terpilih 2024, Nyanyang Haris Pratamura. Dia menegaskan Batam harus dikelola dengan baik, karena merupakan penyumbang PAD terbesar di Provinsi Kepri. (**)

