Skip to main content

Wali Kota Batam Soroti Masalah Air Bersih dan Pengawasan Cut and Fill di Nongsa

Fernandes Tampubolon
Editor Fernandes Tampubolon
2 min read
IMG-20261018-WA0170

​BATAM, kabarkepri.co.id ] — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyoroti persoalan distribusi air bersih serta pengawasan aktivitas pematangan lahan (cut and fill) di Kecamatan Nongsa. Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi dengan jajaran RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Nongsa di Hokkie Hotel Batam, Punggur Center, Minggu (18/10/2026).

​Amsakar menjelaskan bahwa forum silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat komunikasi, menyerap aspirasi, dan mencari solusi atas persoalan warga. Menurutnya, capaian positif indikator pembangunan Batam harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan publik.

​“Perkembangan Batam saat ini memberikan optimisme bagi kita. Namun, pertumbuhan yang ada harus berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat perlu terus kita jaga agar setiap persoalan dapat diketahui dan ditangani secara tepat,” ujar Amsakar.

​Terkait persoalan air bersih, Amsakar mengakui beberapa wilayah seperti kawasan belakang Polda, Sambau, dan Teluk Mata Ikan masih mengalami gangguan. Pemerintah Kota Batam kini fokus mengawal penanganannya secara bertahap melalui infrastruktur pendukung, mulai dari pembangunan booster hingga pemasangan pipa transmisi.

​Selain air bersih, pesatnya investasi di Nongsa juga membawa tantangan pada aktivitas cut and fill. Amsakar mengingatkan agar proyek pembangunan tidak mengorbankan kenyamanan warga dan lingkungan sekitar.

​"Investasi memang membutuhkan pembangunan, tetapi pelaksanaannya harus tetap memperhatikan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Jangan sampai kegiatan pembangunan yang berjalan justru mengganggu kenyamanan warga," tegasnya.

​Mengakhiri arahannya, Amsakar meminta pengurus RT, RW, dan LPM aktif membantu pemerintah memantau kondisi lingkungan masing-masing agar persoalan pelayanan dasar dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan.(**)