BATAM, kabarkepri.co.id] - Dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, Walikota Batam, Amsakar Achmad, berkeyakinan dapat bentengi dan cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta menanggulangi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Hal ini disampaikan Amsakar dalam membuka kegiatan Penyuluhan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (19/6).
"Wilayah kita ini sangat dinamis. Sebagai daerah perbatasan, Batam sangat rentan menjadi jalur TPPO. Maka dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk bersama-sama membangun benteng perlindungan yang kokoh, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” terang Amsakar.
Untuk melindungi anak-anak dan perempuan, lanjut Amsakar, peran orang tua dan seorang ibu sangat dibutuhkan, karena mereka memiliki kedekatan dan intensitas interaksi yang tinggi dengan anak-anak di rumah.
“Di tangan ibu-ibu lah, pembentukan karakter anak bermula. Maka dari itu, ibu-ibu harus dibekali pemahaman agar mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta membangun generasi yang tangguh dan hebat,” ujarnya
Amsakar juga menekankan pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak sebagai bagian dari upaya membentuk masa depan bangsa yang kuat. “Anak-anak ini adalah generasi penerus. Mereka menentukan wajah Batam ke depan, wajah Kepri ke depan, bahkan wajah bangsa ini,” tambahnya

