TANJUNGPINANG, kabarkepri.co.id ] – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat Provinsi Kepri di Alun-Alun Gurindam 12, Tanjungpinang, Sabtu (4/7) malam.
Mengusung tema "Dengan Qur’an Membangun Kepri", ajang ini menjadi panggung bagi 370 peserta dari tujuh kabupaten/kota untuk menunjukkan dedikasi mereka terhadap syiar Islam.
Gubernur Ansar menekankan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan instrumen penting untuk membentuk karakter masyarakat Kepri. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi harus dibarengi dengan kualitas iman.
"Membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik atau capaian ekonomi semata. Yang jauh lebih penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlakul karimah, serta memiliki dedikasi dan loyalitas yang dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an," tegas Ansar.
Ia pun menargetkan para pemenang dari ajang ini untuk dipersiapkan dengan serius menjadi duta Kepri di MTQ Nasional yang akan digelar pada 12 September 2026 di Semarang.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua Umum LPTQ Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyoroti besarnya dedikasi para peserta dan panitia dalam menyukseskan acara ini. Baginya, angka-angka dalam kompetisi ini mencerminkan kegigihan masyarakat dalam mencintai Al-Qur'an.
"Di balik 370 peserta ini, ada kerja keras berbulan-bulan untuk menghafal, melafalkan, dan menghayati ayat suci. Seluruh ikhtiar ini membuktikan bahwa tema 'Dengan Qur'an Membangun Kepri' bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Nyanyang.
Rangkaian perlombaan berlangsung pada 5–8 Juli 2026 di tujuh lokasi di Tanjungpinang. Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah, Tartil, Qira’at, Hifzil, Tafsir, Khat (Kaligrafi), Fahmil, Syarhil, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an. Gubernur pun secara khusus meminta Dewan Hakim untuk bekerja secara objektif dan profesional demi melahirkan qari dan qariah terbaik yang berintegritas.(**)